Tokoh:
1. Aldan Haris
2. Bino Lathif
3. Cokie Januar
4. Daniel Zain Kamal
5. Eriq Himawan
6. Farhan Rasyid
Tokoh
lain:
1. Pak Burhan Husni
2. Pak Iwan Ramadhan
3. Farah Aida Jazilah
4. Julia Lathifah
SCHOOL ACTIVITIES
Jam pelajaran Bu Ida sudah habis, jam selanjutnya kosong. Disaat
anak-anak sedang bercanda-canda, tiba-tiba guru wali kelas mereka masuk kelas.
“Anak-anak,
perhatikan. Sekolah mengadakan acara perkemahan. Acara ini wajib diikuti oleh
seluruh siswa kelas 8. Besok kalian akan berangkat. Jadi kalian yang tidak
mengikuti acara ini tidak medapatkan nilai.” Kata pak Anwar
“Yeah, kok
mendadak banget sih Pak!” protes Bino yang dijawab oleh Pak Anwar tidak tau.
“Wajib lagi. Klo gak ikut gimana Pak?” Tanya Farhan
“Wajib lagi. Klo gak ikut gimana Pak?” Tanya Farhan
“Kan
sudah saya bilang. Kalau tidak ikut, tidak mendapatkan nilai."
“Trus biayanya gimana Pak?” Tanya salah satu murid
“Klo masalah
biaya, kalian gak perlu khawatir. Sekolah yang mengatur biaya, kalian hanya
perlu membawa bekal masing-masing dari rumah. Ada yang mau ditanyakan lagi?”
jawab Pak Anwar
“Tidak Pak!!”
seru murid-murid dikelas
“Baik. Agar
disana tidak ribet, Bapak akan membagi kelompok sekarang juga.” Kata Pak Anwar
Semua sudah
mendapat kelompok, dan kita berlima sekelompok. Namun anak baru itu, Farhan,
sekelompok dengan kita.
mereka sudah sampai di rumah masing-masing. Kita semua lagi siap-siap buat
besok. Kita saling berkomunikasi untuk persiapan besok.
Paginya seperti
biasa kita berangkat bareng, tapi kali ini kita sengaja gak berangkat telat (karena biasanya kita berlima selalu telat).
Kita berangkat agak pagian, agar tidak ditinggal. Sampai di depan sekolah kita
disambut pak Iwan heran.
“Pagi Pak!” sapa
Bino
“Lah kok,
tumben,” kata Pak Iwan heran
“Kenapa Pak? Ada
yang salah dari kita ya?” jawab Daniel
“Nggak, nggak.
Tumben aja gak telat, biasanya telat.”
“Khusus hari ini
kita sengaja gak telat Pak,” jawab Cokie. “Kan kita mau jalan-jalan, klo
ditinggal gimana? Ribet kan?”
“Oia, kaliankan
mau kemah ya?” kata Pak Iwan, kelima anak itu mengangguk. “Dah disiapin
semuannya?”
“Dah dong Pak,
semuannya dah siap. Tinggal berangkat.” Kata Cokie
“Yaudah yuk, kita
ke bis, nyari tempat duduk dulu. Dah ya Pak, bye!” kata Aldan
Yang lain pun
juga berpamitan “Bye Pak!”
Kita mencari bis
kita, bis kita semua nomor 6. Bis nomor 6 di depan kelas kita pas.
Langsung saja
kita masuk ke dalam bis dan mencari tempat duduk untuk kita semua. Dan kita
bertemu dengan Farhan, anak baru itu. Kali ini dia menyapa kita.
“Hai!” sapa
Farhan
“Tumben tuh anak,
gak jutek. Kemaren aja jutek banget ama gua.” Gumam Eriq
“Iya ya, kemaren keliatannya
jutek banget,” kata Aldan
“Eh, gue duduk
sama lo ya. Lo dipojok.” Kata Eriq
Farhan melihatnya
dengan ekspresi bingung. “Iya, iya.”
“Kenapa lo?”
Tanya Eriq, yang langsung dijawab Farhan gelengan.
Bis pun berangkat
jam 07.30. Guru bimbingan kita semua di bis adalah wali kelas kita sendiri, Pak
Anwar. Pak Anwar menjelaskan semuannya, kita akan ke sebuah hutan lindung di
daerah Bogor. Dan kegiatan kita banyak di sana, seperti mencari harta karun
boongan yang tempatnya sudah ditentukan oleh pihak sekolah.
Jam 15.15, kita
sampai di tujuan. Kita mulai membangun tenda, dan berkemas-kemas barang bawaan
kita. Setelah kita berkemas-kemas, kami langsung diberi tugas, untuk para
laki-laki diberi tugas mencari makanan yang bisa dimakan, untuk perempuan
diberi tugas mencari kayu bakar. Kita tidak boleh jauh-jauh mencarinya, dan
setiap kelompok harus membawa kompas. Jam 17.00 kita sudah harus di perkemahan.
“Farhan, lo bawa
singkongnya tuh. Kita bagi-bagi tugas lagi.” Kata Aldan
“Singkong yang
ini?” Tanya Farhan sambil menunjuk ke arah singkong yang ada dibawahnya , Aldan
mengangguk. “Yaudah, terus yang bawa pisangnya siapa?”
“Bin, bawa tuh
pisangnya. Masa lo gak bawa apa-apa. Tadi kan lo juga yang metik.” Perintah
Aldan
“Iya, iya. Gue
yang bawa.”
“Yaudah yuk, dah
mau jam lima sore nih, nanti dimarahin lagi.” Kata Daniel
Kita berenam
kembali ke perkemahan. Di perkemahan sudah banyak orang yang sibuk, ada yang
membuat api unggun, memasak, manata makanan, dll.
Kita berenam menghampiri
Pah Burhan.
“Nih pak, mau
ditaro mana?” Kata Bino sambil menunjukan makanan yang dia bawa
“Oh-iya. Kasih ke
Gio aja,” jawabnya sambil menunjuk ke arah Gio, ketua OSIS. “Abis itu kalian
bersihkan badan kalian dulu, klo gk tau dimana tempatnya, tanya ke Aida aja.”
“Iya, Pak.
Makasih.” Jawab keenam anak ini
“Ai, tempat buat
mandi dimana?” Tanya Cokie
“Lo ikutin aja
dia tuh,” jawab Aida sambil nunjuk salah satu cewek dan memanggilnya. “JULIA!!
Sini deh, lo mau kesono kan? Sekalian nih anterin mereka.”
“Iya, ayo ikutin
gue.” Kata Julia
Akhirnya kita
sampai
“Thanks ya?” kata
Aldan, Julia mengangguk
Kita mandi kurang
lebih selama 20 menit. Dan kita semua langsung kembali ke perkemahan. Sampai di
perkemahan jam 17.30. Dan kita bersiap-siap untuk kegiatan selanjutnya..